Kesehatan Bayi dan Balita: Panduan Lengkap untuk Orang Tua
Menjaga kesehatan bayi dan balita sangat penting untuk memastikan tumbuh kembang yang optimal.
Halaman ini membahas imunisasi, tanda anak sakit, penanganan demam, diare, batuk pilek, perawatan kulit, hingga P3K bayi secara lengkap dan mudah dipahami.
⚠️ Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi dokter.
Jadwal Imunisasi Bayi dan Balita Lengkap
Imunisasi adalah cara paling efektif untuk melindungi anak dari penyakit berbahaya.
Imunisasi Wajib (Program Pemerintah)
- Hepatitis B (HB-0): 0–24 jam setelah lahir
- BCG & Polio 1: Usia 1 bulan
- DPT-HB-Hib 1 & Polio 2: Usia 2 bulan
- DPT-HB-Hib 2 & Polio 3: Usia 3 bulan
- DPT-HB-Hib 3, Polio 4 & IPV: Usia 4 bulan
- Campak/MR: Usia 9 bulan
- Booster DPT-HB-Hib & Campak/MR: Usia 18 bulan
- DT & Campak: Usia 5–7 tahun (BIAS)
Imunisasi Tambahan (Direkomendasikan IDAI)
- Rotavirus (cegah diare berat)
- PCV (cegah pneumonia)
- Influenza (setiap tahun)
- Varicella (cacar air)
- MMR
- Hepatitis A
- Tifoid
- HPV
Catatan Medis: Demam ringan setelah imunisasi adalah normal dan menandakan sistem imun bekerja.
Pemeriksaan Rutin Anak Sehat
Kontrol rutin membantu deteksi dini masalah kesehatan.
- Newborn: 48 jam pertama
- 0–6 bulan: tiap bulan
- 6–12 bulan: tiap 2 bulan
- 1–2 tahun: tiap 3 bulan
- 2–5 tahun: tiap 6 bulan
Yang diperiksa:
- Berat & tinggi badan
- Lingkar kepala
- Skrining tumbuh kembang
- Status gizi
- Imunisasi
Tanda-Tanda Bayi dan Balita Sedang Sakit
Segera waspada jika muncul gejala berikut:
- Demam ≥ 38°C
- Rewel terus-menerus
- Tidak mau minum atau menyusu
- Muntah atau diare berulang
- Napas cepat atau sesak
- Lemas atau sulit dibangunkan
- Kejang
- Tidak BAK > 8 jam
Kapan Harus ke Dokter Anak
- Bayi < 3 bulan demam
- Demam > 3 hari
- Muntah & diare hebat
- Sesak napas
- Berat badan turun
Kapan Harus ke IGD Anak
Segera ke IGD jika terjadi kondisi darurat:
- Sesak napas berat
- Kejang > 5 menit
- Penurunan kesadaran
- Cedera kepala
- Luka bakar luas
- Keracunan
- Demam tinggi + ruam gelap
Demam pada Bayi dan Anak
Demam adalah reaksi alami tubuh melawan infeksi.
Penanganan Demam
- Kompres air hangat
- Banyak minum
- Pakaian tipis
- Paracetamol / ibuprofen sesuai BB
- JANGAN berikan aspirin
Dosis:
- Paracetamol: 10–15 mg/kgBB
- Ibuprofen: 5–10 mg/kgBB
Diare pada Bayi dan Balita
Diare berisiko menyebabkan dehidrasi.
Penanganan Diare
- Berikan oralit
- Lanjutkan ASI & makan
- Berikan zinc
- Pantau tanda dehidrasi
- Jaga kebersihan
Ke dokter jika:
- Diare berdarah
- Muntah terus
- Anak lemas
Batuk dan Pilek pada Anak
Umumnya disebabkan virus dan sembuh sendiri.
Perawatan di Rumah
- ASI lebih sering
- Uap hangat
- Sedot lendir hidung
- Posisi tidur lebih tinggi
- Hindari asap rokok
Obat batuk pilek tidak dianjurkan untuk anak < 6 tahun.
Ruam dan Alergi Kulit Bayi
Masalah kulit yang sering terjadi:
- Ruam popok
- Biang keringat
- Eksim
- Alergi makanan
- Gigitan serangga
Gunakan pelembab hypoallergenic dan konsultasi dokter bila perlu.
Kesehatan Gigi dan Mulut Anak
- Bersihkan gusi sejak bayi
- Sikat gigi sejak gigi pertama
- Pasta gigi fluoride seukuran beras
- Kontrol gigi tiap 6 bulan
Kotak P3K Bayi dan Balita
Wajib ada di rumah:
Alat:
- Termometer digital
- Nasal aspirator
- Gunting kuku bayi
Obat:
- Paracetamol
- Oralit
- Zinc
- Krim ruam popok
FAQ Kesehatan Bayi dan Balita
Apakah demam selalu berbahaya?
Tidak. Demam adalah respons tubuh, namun tetap perlu dipantau.
Kapan anak harus ke IGD?
Jika sesak napas, kejang, atau tidak sadar.
Apakah imunisasi aman?
Ya. Imunisasi aman dan efektif mencegah penyakit serius.
Disclaimer:
Artikel ini bersifat edukatif. Untuk diagnosis dan pengobatan, selalu konsultasikan dengan dokter anak.